Fakultas Pertanian | Dekan FP UNSAM Meyudisium 63 Mahasiswa
12965
post-template-default,single,single-post,postid-12965,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,boxed,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.2.1,vc_responsive

Dekan FP UNSAM Meyudisium 63 Mahasiswa

Dekan FP UNSAM Meyudisium 63 Mahasiswa

16:39 08 Mei in Info
0 Comments

Fakultas Pertanian (FP) Universitas Samudra melaksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Yudisium Sarjana Pertanian, dalam acara tersebut, Dekan FP meyudisium sebanyak 63 Lulusan dari dua Prodi di Fakultas Pertanian yaitu 20 orang berasal dari program studi Agroteknologi dan 43 orang dari program studi Agribisnis. Dekan yang didampingi anggota senat Fakultas dan dihadiri para Yudisiawan/i serta sejumlah dosen FP ikut hadir dalam rapat senat terbuka. Acara yang rutin dilaksanakan setiap menjelang periode wisuda sarjana universitas samudra ini menjadi salah satu acara formal untuk mengukuhkan kelulusan seorang mahasiswa di Lingkup Fakultas Pertanian. Pidato Yudisium yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Cut Mulyani, M.P dihadapan para anggota senat fakultas, Yudisiawan/i dan para dosen diharapkan menjadi motifasi bagi lulusan untuk dapat berkiprah di dunia kerja nantinya, dalam kesempatan tersebut Dekan menyampaikan bahwa saat ini Lulusan yang di Yudisiumkan merupakan lulusan dari dua prodi, dan inshaAllah pada tahun 2019 Fakultas Pertanian akan mewisuda lulusan dari 3 prodi yang ada, dalam pidatonya Dekan mengharapkan agar gelar yang melekat pada diri lulusan tidak hanya sekedar gelar, tetapi harus bermakna dan dapat memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Para lulusan yang di yudisiumkan juga diharapkan dapat dan mampu berpikir secara strategis dan dapat mengembangkan strategi-strategi yang efektif sehingga memperoleh masa depan yang sesuai dengan keilmuannya.

Dalam kesempatan yang ada, Dekan juga berpesan agar lulusan Fakultas pertanian dapat menjadi orang yang mubah, sunah, bahkan harus jadi orang yang wajib artinya bahwa, para lulusan harus menjadi orang yang ditunggu-tunggu dan diharapkan kehadirannya oleh masyarakat, dan tidak boleh menjadi orang yang haram yang berarti keberadaan tidak diharapkan ditengah masyarakat. Pada akhir penutupan pidatonya, Dekan menambahkan bahwa di dunia ini sangat tidak saja membutuhkan orang pintar dan berpendidikan, tetapi dunia juga membutuhkan orang yang berpegang teguh pada nilai-nilai kejujuran, kesopanan, kesabaran, dan amanah, jadilah lulusan yang memiliki kesemua unsur tersebut untuk kebaikan.

Teuku Fadlon

fadlonteuku@gmail.com
No Comments

Post A Comment